Langsung ke konten utama

Proses Fotosintesis Pada Tumbuhan Hijau

  


 

    Tumbuhan hijau adalah golongan makhluk hidup yang mampu mengolah zat makanan sendiri. Pembuatan zat makanan pada tumbuhan hijau terjadi pada siang hari. Tumbuhan hijau disebut organisme autotroph karena memiliki klorofil. Ini membuat tumbuhan hijau bisa membuat makanannya sendiri melalui sebuah proses yang dinamakan proses fotosintesis.

Apa yang dimaksud dengan Proses Fotosintesis Pada Tumbuhan Hijau?

    Fotosintesis merupakan proses pembuatan makanan pada tumbuhan hijau. Proses fotosintesis ini memerlukan bantuan sinar matahari. Selain sinar matahari, tumbuhan juga membutuhkan asupan air yang cukup serta unsur hara pada tanah untuk mendukung proses fotosintesis. Jika beberapa unsur ini tercukupi dengan baik, maka tumbuhan dapat tumbuh dengan optimal. Fotosintesis berlangsung di bagian daun. Namun, proses ini terkadang juga terjadi di bagian lain yang mengandung klorofil. Klorofil merupakan zat warna hijau pada tumbuhan. Klorofil berfungsi untuk menyerap energi cahaya matahari.



Bagaimana Proses Terjadinya Fotosintesis Pada Tumbuhan Hijau?

    Fotosintesis memerlukan cahaya matahari, klorofil, air, dan karbon dioksida. Air diserap oleh akar dari dalam tanah. Air dari akar menuju daun. Karbon dioksida diserap dari udara oleh daun melalui mulut daun atau stomata. Melalui fotosintesis, air dan karbon dioksida kemudian diubah menjadi karbohidrat dan oksigen dengan bantuan energi cahaya matahari. Apabila energi cahaya matahari tidak ada, energy cahaya yang lain dapat menggantikannya. Misalnya, cahaya lampu neon. Oleh karena itu, fotosintesis dapat dilakukan pada siang hari maupun malam hari. Namun, secara alami proses fotosintesis terjadi pada siang hari karena membutuhkan sinar matahari, apabila terdapat energy yang terkandung dalam sebuah cahaya dapat memenuhi kebutuhan fotosintesis maka proses fotosintesis dapat juga berlangsung malam hari. Energi dari sinar matahari digunakan untuk mengubah karbondioksida dan air menjadi gula dan oksigen. Proses ini kemudian dikenal dengan nama fotosintesis. Secara singkat, proses fotosintesis dapat di lihat pada diagram berikut ini.



Apa Saja Jenis Pada Proses Fotosintesis?

Proses fotosintesis terdiri dari dua rangkaian proses yang diklasifikasikan berdasarkan kebutuhan cahaya dan tempat terjadinya, yakni reaksi terang dan reaksi gelap.



Reaksi Terang

Seperti namanya, reaksi terang adalah reaksi yang membutuhkan cahaya. Reaksi ini terjadi pada bagian tilakoid daun, tepatnya di grana. Pada reaksi terang terjadi proses fotolisis air atau pemecahan air dengan bantuan cahaya. Klorofil akan menyerap energi cahaya matahari, memecah air (H2O), menghasilkan oksigen (O2) dan energi berupa Adenosine Triphosphate (ATP). 

Reaksi terang ini dapat dibagi lagi menjadi dua bentuk tahapan, yaitu nonsiklik dan siklik. Reaksi nonsiklik melibatkan fotosistem II (P680) elektron akan ditangkap oleh P680 dan disalurkan ke fotosistem I (P700). Sedangkan reaksi siklik terjadi apabila cahaya ditangkap oleh P700 kemudian elektron diteruskan ke akseptor elektron dan kembali ke P700.

Penamaan kedua fotosistem tersebut berdasarkan panjang gelombang optimal yang dapat diserap, yakni 680 nm dan 700 nm. Perbedaan yang lain yaitu tahap siklik hanya menghasilkan ATP tanpa adanya proses pembentukan NADPH.

Reaksi Gelap

Jika reaksi terang memerlukan cahaya, maka reaksi gelap tidak memerlukan cahaya dan terjadi di bagian stroma. Namun bukan berarti reaksi ini berhenti saat ada cahaya, Sobat. 

Pada reaksi gelap, terjadi proses yang dinamakan siklus Calvin-Benson yang merupakan reaksi lanjutan dari reaksi terang. Reaksi ini pertama kali ditemukan oleh Melvin Calvin dan Andrew Benson sehingga disebut sebagai reaksi Calvin-Benson. 

Reaksi gelap ini melibatkan enzim RuBisCO yang bertugas untuk menangkap O2 dari atmosfer. Reaksi gelap ini akan menghasilkan 3-phosphoglyceraldehyde (PGAL) sebagai bahan dasar pembentukan glukosa.


Apa Saja Faktor Yang Mempengaruhi Fotosintesis?

Ada beberapa faktor yang umumnya dapat memengaruhi proses fotosintesis berlangsung, di antaranya sebagai berikut.

1.      Kadar CO2 di udara

Fotosintesis bisa berjalan meningkat seiring dengan naiknya kadar CO2 udara. Namun, CO2 yang terlalu tinggi dapat meracuni atau menyebabkan stomata tertutup dan fotosintesis terganggu.

2.  Suhu

Peningkatan suhu pada titik tertentu bisa saja meningkatkan laju fotosintesis. Tapi, jika suhunya terlalu tinggi maka proses metabolisme sel tumbuhan bisa terhambat.


3. Cahaya

Energi cahaya yang mampu diserap tumbuhan ketika fotosintesis bergantung pada intensitas dan panjang gelombang cahaya. Semakin rendah intensitas cahayanya, maka semakin lambat proses fotosintesisnya karena energi yang diserap tidak cukup. Spektrum warna memiliki panjang gelombang berbeda-beda. Tapi klorofil akan lebih banyak menyerap warna merah dan biru karena panjang gelombang cahayanya sangat efektif.

4. Lama penyinaran

Apabila tumbuhan selalu mendapat penyinaran, maka proses fotosintesis akan berlangsung terus-menerus. Proses fotosintesis membutuhkan komponen pendukung, seperti:

5. Air

Air sangat diperlukan tumbuhan saat fotosintesis karena berguna dalam pembentukan karbohidrat. Apabila kekurangan air, proses fotosintesis menjadi terganggu.

6. Kadar O2

Semakin tinggi kadar oksigen, laju fotosintesis secara signifikan akan menjadi rendah. Hal ini merupakan efek interaksi antara konsentrasi CO2 dan O2 terhadap fotosintesis.

7. Kandungan hara dalam tumbuhan

Unsur Mg (magnesium) dan N (nitrogen) sangat dibutuhkan klorofil. Apabila kedua kandungan tersebut kurang, dampaknya bisa menurunkan laju fotosintesis.


Fotosintesis adalah reaksi kimia yang terjadi ketika proses pembuatan makanan pada tumbuhan. Proses fotosintesis membutuhkan karbondioksida (CO₂), air (H₂O) dan bantuan cahaya matahari, kemudian menghasilkan karbohidrat sebagai sumber makanan bagi tumbuhan dan oksigen Meskipun fotosintesis berperan sebagai penghasil sumber makanan bagi tumbuhan, namun proses ini sangat berperan dalam menyokong kehidupan makhluk hidup di bumi yang memerlukan oksigen. Untuk Memahami Lebih lanjut mengenai Proses Fotosintesis Pada Tumbuhan Hijau, silahkan tonton video berikut ini. 



Sebagai bahan pembelajaran lanjutan mengenai materi fotosintesis, silahkan download file di bawah ini




 

Komentar